Bangsa Bermental Kambing

Black In News. Ada hal yang menarik untuk dibahas di tulisan ini. kebiasaan masyarakat kita yang selalu mengait – ngaitkan sesuatu ke sebuah objek. Kita ambil contoh pada Kambing aja yah. Kebetulan yang sering didengarkan pasti ada hubungannya dengan kambing. Dalam suasana apapun, baik itu menghina, melimpahkan kesalahan, ataupun sebagai candaan. Hal ini kalau kalau cuman dilihat dari satu sisi seh sepele, tapi sebenarnya sangat berpengaruh pada mental kita.

Fakta yang terjadi di masyarakat membuktikan. Melihat seorang pria yang berjenggot lebat, dikatakan mirip kambing. Mau hujan, masih sempat bercanda gitu deh “Yang lari kambing, yang tinggal kambing bodoh”. Kita sering mendapatkan hal tersebut, atau bahkan kita menjadi salah satu di antara yang menjadi subjeknya. Kalah dalam pertandingan olahraga, malah mencari siapa yang patut disalahkan. Muncullah istilah pengkambing hitaman. Selalu mencari kambing hitam atau orang yang seharusnya disalahkan. Apakah bangsa ini memang bermental kambing? Malah embel – embel hitam dibawa – bawa!

Dalam permasalahan kambing hitam, kenapa selalu warna hitam yang dijadikan patokan keburukan? Padahal hitam itu kekuatan, gaya hidup, dan kecepatan. Djarum Black aja pake hitam. Dan terbukti Djarum Black bisa mengubah pandangan masyarakat tentang warna hitam. Tidak selamanya hitam itu hal yang buruk, malah bisa menjadi inspirasi untuk bisa maju.

Share this Post:
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

No Responses to “Bangsa Bermental Kambing”

Leave a Reply:

Leave Your Comment Here And Do Not Forget Include Your Link