Black Sindikat Di Malang

Black in News. Kota pendidikan, mungkin itu kata yang bisa menggambarkan reputasi Kota Malang yang saya tinggali sekarang. Saat ini saya sementara menempuh studi saya di Malang. Hampir 2 tahun saya menginjakkan kaki di malang sejak 20 juli 2008 dan sampai sekarang belum pernah kembali ke kampung halaman, Makasar. Mungkin 2 atau 3 tahun lagi saya baru balik ke sana. Masyarakat yang tinggal di Malang pun kebanyakan warga keturunan yang berasal dari Cina, Timur Tengah (Pakistan, Turki), Eropa (Belanda, Skotlandia, London), Australia, dan Timor Leste. Beragam budaya deh di Malang.


  • Tapi ada satu hal yang aneh disini, sindikat mafianya juga ternyata sangat besar. Bagaimana tidak, banyak kejadian yang membuat para perantau – perantau di sini dirugikan.yah ini saya tulis juga berdasarkan pengalaman pribadi juga seh. Modus yang digunakan juga bermacam – macam. Nah untuk mempermudah membaca saya akan review point of view yah. Di kota Malang terdapat sebuah pasar yang namanya Pasar Maling! Aneh kan namanya. Dari namanya aja udah aneh apalagi kalau berkunjung ke TKP Ha Ha Ha. Namanya aja pasar maling , bukanya jam 12 malam. Barang yang dijual tentunya barang dari hasil pencurian. Kalau mau cari hp bagus dengan harga murah nah silahkan berkunjung aja kesana.
  • Nah yang kedua yaitu sindikat curanmor (Pencuri Motor) atau sejenisnya. Yang ini malah lebih parah yang diambil. Incarannya kebanyakan motor – motor dengan nomor polisi luar malang. Udah banyak teman saya yang jadi korban. Padahal sehari sebelum kehilangan motor dia baru aja nempelin stiker Black Motor Community regional Malang di tangki motornya He He He. Ada yang hilang di warnet, kost, bahkan di masjid. Trus motornya dikemanain? Motornya tuh menurut cerita yang saya dengar dibawa ke sebuah daerah penampungan dan dibongkar kemudian dijual dengan harag 50% lebih murah dari harga asli motor yang dicuri.
  • Untuk yang ketiga ini barangnya berupa sindikat pencuri HP dan Notebook. TKP dimana? Kost, rumah, atau kontrakan? Kalau rumah seh saya jarang nemuin kasus kecurian. Yang sering malah di kost dan kontrakan. Bayangin aja modusnya aneh – aneh bos. Teman gue tuh yang kehilangan Handphone di kamarnya yang dia tinggal mandi. Menurut cerita teman samping kamarnya seh kaya’ gini. Pelaku tuh masuk kamar korban, sementara yang punya kamar mandi. nah si pelaku ini ke kamar sebelah nanya kaya gini “Mas, ini yang punya kamar mana yah? Saya ada butuh sesuatu sama dia”. Nah teman samping kamar si korban ini jawab “Oh, ditunggu aja dulu mas. Anaknya masih mandi”. Prikitiuw . . . Asik neh tidak ada kecurigaan. Beraksi deh si pelaku. Selesai mengambil yang perlu si pelaku balik, eh masih sempat pamit dan ngomong ma teman si korban “Mas, ntar kalo yang punya kamar sudah selesai mandi disampaikan aja ayah, nanti saya datang balik”. Wah wah . . . dasar maling . . .
  • Hmm prostitusi di Malang emang lagi marak – maraknya. Kalo kasus yang banyak terjadi seh dikalangan pelajar dan mahasiswa. Jarang yang sudah kerja. Yah mungkin karena tuntuan ekonomi tapi tidak jarang karena hanya untuk sekedar gengsi, bahkan ada juga yang memang karena hoby. Yang disalahin siapa donk? Cewek atau cowok? Yah kalo nurut saya seh salah semua Ha Ha Ha. Gratisan juga banyak kok. Cuman modal mobil/motor, muka, rokok, dan traktiran seadanya di Club Malam tau di warung emperan pinggir jalan udah bisa dapat gratisan. Di sini mah g’ pake basa – basi. Cuman selama ini orang lebih banyak yang tidak tau karena identitas tersebut tertutpi oleh identitas yang lain. Jadi orang luar ngenalnya Malang tuh kota pendidikan. Padahal dalamnya hampir sama aja sama Bandung yang emang notabene kota fashion.
  • Yang terakhir neh tuh yang paling besar sindikatnya. Hacker dan Carder atau yang lebih dikenal para pelaku kriminal di internet dan kartu kredit (Cyber Crime). Jaringannya neh sampai internasional kayaknya. Soalnya barang – barang mewah yang didatangkan dari luar negeri menggunbakan kartu kredit orang lain tuh sering. Bahkan, seorang yang tidak paham dengan programmer pun bisa melakukan. Bahkan mungkin anda yang membaca bisa! Mulai dari produk clothing sampai jam tangan punya Obama (sejenis) yang harganya selangit tuh ada. Nah dijual brapa tuh? Yah jualnya seperlunya aja yang jelas dibawah 50 % bahkan ada yang hanya jual 20 % dari harga asli. Pelaku pembobol atm juga sudah ada tuh di malang. Kalau g’ salah di bank Central Asia (BCA). Wah gan, kita kayaknya harus hati – hati neh. 
Mudah – mudahan informasi ini bermanfaat bagi para warga masyarakat Malang dan pendatang. Sebenarnya masih banyak kisah – kisah yang terjadi yang ada hubungannya dengan black sindikat di Malang. Mungkin kalau ada update gue tambahin lagi deh.

Share this Post:
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

No Responses to “Black Sindikat Di Malang”

Leave a Reply:

Leave Your Comment Here And Do Not Forget Include Your Link